HIDUP SEHAT DENGAN SAYUR
INDONESIA di kenal sebagai negri penghasil sumber daya alam berupa beras dan sayur-mayur yang sangat melimpah.Karena itu, masyarakat Indonesia sejak dahulu sangat gemar mengkonsumsi makanan yang sehat namun, sering dengan kemajuan zaman, ternyata kebiasaan masyarakat Indonesia kini mulai berubah.Sebagai di antara mereka gemar akan makan-makanan instan.Misalnya mi instan.Padahal makanan-makanan instan tersebut mengandung zat kimia berbahaya yang bisa mengakibatkan kanker karena itu sebagai penduduk negeri yang kaya akan tumbuhan hijau, mari kita sosialisasikan hidup sehat, caranya mengkonsumsi sayur mayur lebih banyak dari pada makan yang mengandung zat kimia.
MARI BERBAGI
Di negeri ini, tingkat kesadaran untuk berbuat kebajikan terhadap sesama masih sangat kecil.Banyak factor penyebabnya, seperti semakin sedikitnya lahan pekerjaan , rendahnya tingkat pendidikan, dan kurangnya sosialisasi masalah agama.Kenyataan ini kian berkembang dan menjadi yang tidak bisa dianggap remeh.Bagaimanapun kita sebagai warga Negara yang sedang berkembang sangat membutuhkan rasa berbagi itu.Toh, banyak ornamen yang bisa kita ejawantahkan untuk membantu sesame.Di mulai dari diri sendiri saja dulu, seperti disiplin dalam menyayangi fisik, jiwa, dan pikiran kita, yang lama-lama akan berkembang menjadi “mencintai” sesame.Intinya : LEBIH PEDULI KEPADA ORANG YANG KURANG BERUNTUNG.
Sebagai pelajar, tentunya kalian berkewajiban merealisasikan apa yang telah di dapat dari sekolah ketengah-tengah masyarakat.Ingat, apa yang diberikan kesekitar kita itu bukan hanya ilmu semata, tapi bentuk kepanjangan dari arti ilmu itu sendiri, seperti bagaimana cara menyenangkan orang yang sedang dirundung kesusahan.Nah, mungkin kita akan banyak membantu memberikan solusi yang bisa dijadikan template maupun tolak ukur saat ingin “mengabdi” terhadap sesame.Bukan hanya perusahaan yang punya tanggung jawab social.Kita, pelajar yang notabene anggota masyarakat juga bertanggung jawab.Dan terpenting, hal itu diharapkan mampu membawa kita kea rah yang lebih baik.
By : Dina Kamelia ( 8a )
-----------------------------------------------------------Valentin’s day diyakini banyak orang sebagai “HARI RAYA CINTA”.Fenomena tersebut tanpa kita sadari sudah masuk ke dalam budaya di negeri pertiwi tercinta ini.Dan tidak kita sadari menyedot animo para remaja muslim terutama di lingkungan pesantren yang notabennya jauh dari kehidupan luar.
Budaya ini terjadi ketika sang kaisar romawi “Claudius II” menetapkan undang-undang larangan menikah bagi para pemuda.Tetapi seorang pastur yang dianggap suci bernama “Santo Valentino” ditengah-tengah gencarnya sang kaisar menetapkan undang-undang tersebut.
Kedekatan sang pastur dengan anak-anak membuat mereka saling berkirim surat melalui terali jendela penjara.Kemudian pada tanggal 14 februari 269M.Pastur Valentino dijatuhi hukuman mati.Maka untuk mengenang kematian Pastur Valentino pada tahun 469 M, Paus Gelasius menjadikan tanggal 14 februari sebagai hari valentine.
Dalam kisah inggris tanggal 14 februari di yakini sebagai pesta perkawinan burung-burung.Lalu pada masa Charles, pada tanggal 14 februari tersebut di jadikan sebagai “Duke Of Orleans”, hari tersebut di jadikan sebagai pesta muda-mudi dengan membuat kue, menyalakan lilin dan saling berkirim surat.Dalam versi lain kata “valentine” berasal dari bahasa Normand “Galantinegalant” yang berarti “Lover” ( saling mencintai ).
Valentine berkembang sebagai hari menghancurkan kasih saying sekaligus tali kasih para remaja di Indonesia.Hanya sebatas kirim coklat, kirim bunga, ada juga yang merayakannya dengan pesta seks tapi itu sebagian saja.Di beberapa kota Brazilia malah valentin’s day dijadikan sebagai ajang untuk melepaskan keprawanan gadis.wooooww. . . . .!!!!!!!!! fenomena yang sangat mengenaskan.
Jadi sudah jelas bahwa valentine’s day ini sebenarnya originalnya dari umat nasrani.Dari uraian di atas mungkin kita bisa menyimpulkan atau mengambil benang merahnya.Bahwa didalam islam sendiri melarang kaumnya untuk ikutan tradisi orang nasrani.Berpijak dari hadits Nabi yang artinya “Barang siapa yang menyerupai suatu kaum tersebut termasuk kaum iti”.Memang islam agama yang penuh kasih saying dan cinta tetapi bukan itu caranya.
By : SENSASI
-----------------------------------------------------------“GAYUS”
Apasih Gayus itu..??
Gayus adalah seorang manusia yang pandai berbohong dan mungkin sudah menjadi kebiasaan atau kalau dia gak bohong gak hidup kali ya….???? “ya kalau seandainya toh dapat ansuransi “ kata RAFFI “gak tetep saja kekayaan gue kalah sama gayus” kata olga dalam acara dahsyatnya AWARDS.
Siapa Sony Laksono itu????
Siapa lagi kalau bukan gayus keparat itu, gayus punya seribu nama kali : Sonny Laksono, gayus tambunan atau juga Agung Tambunan kalau Agung Laksono itu gayus pakai wik “sekarang aja jadi tren looh” bahkan sule dalam iklannya memakai wik sama seperti gayus “aku jadi tiruan mukanya gayus gak papa asalkan kelakuannya enggaki” bahkan di sebuah situs internet muka gayus di jadikan apa aja dan siapa aja mungkin karena trlalu jesal.
Terus bagaimana jika jadi gayus?????
Kalau jadi gayus waduh pasti seneng banget yah, bisa ke Bali, ke Makau, pokoknya jalan-jalan ke luar negeri dech.Main suap sana, suap sini asyik gitu dech, kalau aku jadi gayus jalan-jalan ke luar negeri aku mau pakek nama Santi Laksono “kata indi barends” bahkan gara-gara gayus seorang nara pidana menciptakan lagu yang judulnya “ANDAI AKU GAYUS TAMBUNAN” liriknya di situ juga menghina parat Negara.
Siapa Raja Suap itu????
Jika di kerajaan ada raja dan ratu, di penjara juga ada raja dan ratu suap.Rajanya Gayus dan Ratunya Artalita Suryani, terbukti kan kalau gayus tinggal suap bisa bikin passport jalan-jalan kr luar negeri, sedangkan Ayit dengan suap penjara kayak hotel bisa bisnis ngasuh anak angkat “wah, kalau penjara kayak gitu bisa betah tuh” kata salah satu seorang artis ibu kota.Berarti hukuman biosa di beli dong????? Wah, enak dong jadi orang kaya.
By : Lilian Arisianty ( 8e )
-----------------------------------------------------------KETIKA IBU TEGA MEMBUNUH ANAKNYA
Teganya si ibu, induk macan saja tidak mau memakan anak sendiri.Lha, manusia kok malah lebih keji dari binatang.Begitulah, fenomena ibu yang membunuh anak kandungnya sendiri.Membuat kita prihatin, sekaligus menyisakan segumpal pertanyaan.
Ada apa dengan ibu?? Semudah itukah menggandaikan cinta seorang ibu hanya lantaran finansial?? Seulas dua ulas keterangan di berikan pakar.Mulai dari cengkeraman gurita ekonomi yang memang kian menyesakkan benak, si ibu yang di landa depresi, sampai kebijaksanaan pemerintah yang tak berpihak kepada rakyat miskin.Semuanya bisa jadi benar.Tapi , penyebab masalah ini memang kompleks, mengukur pada kehidupan yang kian rumit.
Hampir semua ibu yang tega membunuh anaknya tersebut mempunyai bayi yang belum berusia setahun.Kemungkinan besar si ibu menderita gangguan mood pasca melahirkan tak dapat di nafikan, membuat kita member garis bawah tebal-tebal pada setiap peristiwa ibu melahirkan, Kondisi fisik serta mental-emosional mereka yang rentan memang perlu perhatian secara simulkan.
Di Indonesia, kesadaran tentang bahaya kesehatan mental pasca melahirkan masih amat kurang.Peristiwa sesudah melahirkan hanya di pandang sebagai masa yang menyenangkan dan pasti bisa di lalui dengan baik.Presepsi itu pulalah yang mengiring banyak ibu tak berani menyuarakan keluhan bila dalam proses merawat bayinya mendapat kesulitan.Mereka takut di pandang tak becus menjadi ibu dan akan mendapat stigma sebagai ibu yang gagal dan mengundang rasa bersalah, kian membuat mereka enggan menyuarakan penderitaannya.
Gangguan mood pasca melahirkan bukan persoalan sepele.Sudah saatnya pemerintah bekerja keras meningkatkan taraf kualitas hidup bangsa ini.Secara fisik, sosial, sekaligus mental-emosional.
By : Nita Nurhalizah ( 8b )
-----------------------------------------------------------Gaya mengajar seorang guru memang dapat mempengaruhi prestasi siswa.Siswadapat menguasai pelajaran karena memiliki guru yang gaya mengajarnya sesuai dengan keinginan siswa.Prestasi siswa juga bisa menurun karena perasaan bosan terhadap guru yang mengajarnya monoton.
Apakah separah itu pengaruh gaya mengajar guru? Aduh, menghawatirkan juga kalau banyak guru yang cara mengajarnya gitu-gitu aja.Bahkan siswa bisa aja benci pada pelajaran tertentu, karena nggak suka dengan teaching style guru.Guru juga manusia yang tentunya punya gaya mengajar yang berbeda-beda.Mulai gaya mengajar yang santai tapi serius, serius dan sedikit santai, serius aktif, dan serius dan selalu bergembira, ada yang santai dan harus ada sesi tertawa, ada juga yang full serious, bahkan ada juga yang menuntut langsung bisa saat itu juga.Dan masih banyak lagi yang bikin siswa jadi “ngerti” atau “tidak”.So, cara mengajar seperti apa yang di inginkan siswa…??? Kalau boleh jujur it’s difficult question.Tapi sebenarnya kebanyakan siswa Cuma pengen cara belajar yang nggak monoton.Karena teenagers seperti anak SMP gampang banget bosan.Baiknya kalau cara mengajar di kombinasikan dengan game atau sesekali di selingi dengan bercanda.Sehingga siswa akan antusias dalam mengikuti pelajaran.Kebanyakan siswa juga nggak suka dengan guru yang otoriter.Kalau guru sudah menunjuk siswa untuk menjawab pertanyaan yang seperti ini akan membuat anak-anak stress.Alhasil nggak ngerti pelajaran.Tapi yang ada nervous dan pengen kabur dari kelas.Beruntunglah bapak atau ibu guru yang cara mengajarnya nggak seperti ini.Mungkin siswa akan merasa enjoy.Jika guru memberikan reward pada siswa yang bisa menjawab pertanyaannya.Ya.. walaupun itu hanya sebuah permen atau sekedar snack.Anyway ada juga siswa yang bercuap-cuap tentang guru yang cara menerangkan pelajarannya itu lompat sana lompat sini alias GJB ( gak jelas banget ), yang kayak gini pasti bikin jengkel banget.Gosipnya sih… ada lho siswa yang dulunya suka sama pelajarannya, sekarang nggak banget, karena nggak bisa ngerjain soal-soalnya, “kacau dong kalau kayak gini??” Emang sih, kalau guru sudah menjelaskan dengan sejelas-jelasnya tapi siswanya nggak dapat menangkap apa yang di jelasin guru itu.Kasihan juga gurunya, kalau kayak gini munkin guru mulai prihatin.Mungkin bapak atau ibu guru bisa sedikit merubah gaya mengajarnya.Tapi gimana ya kalau guru tetap kayak gitu??. Nah berarti giliran siswa yanh harus angkat bicara agar guru mengerti gaya mengajar yang di inginkan siswa.Jadi nggak ada lagi yang namanya “Miss Understending”. Emang sih bikin gemes guru yang seperti itu.Pokoknya buat siswanya nggak usah give up.TETEP BELAJAR AJA!!!! Anggap ini sebagai challenge yang harus di lewati.
By : Athiyyah Yumna ( 7f )
-----------------------------------------------------------GLOBAL WARMING
Hi…
I’ll talk about the issue of”GLOBAL WARMING” very dangerous for life on earth, and according to NASA SATELLITE much artic ice cap much thaw. Besides was stout researches say that in year 2070 there was no clean water and the humans would be trouble, and many died world the that we must try to save the earth wich we dear with follow menner :
Ø REBOISASI
Ø SELECTIVE LOGGING
Ø NO WASTE WATER
Ø RECYCLED WATER
Ø AND DO NOT FORGET TO OFTEN SEEK REFUGE TO GOD ALMIGHTY
Oky, thanks, CONGRATULATION STRUGGLE!!!!!!!!..........
BY : NURUL ISTIANAH ( 7D )
-----------------------------------------------------------
Berbagai gerakan di rancangkan untuk mencegah glibal warming pencinta lingkungan seperti Green Peace, hingga gerakan social bertema Go Green.Pohon-pohon yang di tanam tidak di biarkan begitu saja dan juga tidak terurus.Pemeliharaan juga penting.Percuma bila kita hanya menanam tanpa memelihara pohon-pohon tersebut.Gerakan itu di harapkan untuk menyadarkan masyarakat untuk turut menjaga dan melestarikan pohon-pohon atau tanaman yang bermanfaat di lingkungan.Dengan gerakan tersebut kita berharap agar bumi kita selamat dari efek buruk global warming.
Selamat tinggal global warming
By: SENSASI

Tidak ada komentar:
Posting Komentar